KORANINVESTIGASI|Prestasi membanggakan datang dari arena pacuan kuda nasional.
Romantic Spartan, kuda pacuan asal Bukittinggi, Sumatera Barat, sukses meraih Juara 3 di Kelas Derby – kelas paling bergengsi dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Indonesia Derby 2025 yang digelar di Bantul, Yogyakarta.
Kuda jantan unggulan hasil peternakan lokal ini merupakan anak dari pejantan Fordecok Hill, sekaligus menjadi kebanggaan bagi dunia pacuan kuda Bukittinggi dan Sumbar.
Tak hanya Romantic Spartan, kontingen Sumbar juga tampil impresif dengan podium lain dari dua kuda andalan:
- Sir Orbit – Juara 2 Kelas Pemula AB
- Syam Wakas – Juara 3 Kelas Remaja 4 Tahun
Berkat pencapaian ini, Sumatera Barat menempati peringkat ke-5 nasional berdasarkan akumulasi poin seluruh kelas.
Bangga, Meski Berangkat dengan Swadaya

Ketua Kontingen Sumbar, Mardion Fernandes (Dion Fernandes) – anggota DPRD Kota Payakumbuh Fraksi Gerindra sekaligus Ketua Harian PORDASI Payakumbuh dan pengurus PORDASI Sumbar – mengaku bangga dengan hasil yang diraih timnya.
“Kami tidak hanya hadir, tapi juga berprestasi. Kelas Derby adalah kelas puncak, dan Romantic Spartan membuktikan bahwa kuda dari peternakan lokal Bukittinggi mampu bersaing dengan yang terbaik se-Indonesia,” ujar Dion.
Ia juga menekankan bahwa keberangkatan kontingen dilakukan secara swadaya, tanpa dukungan dari KONI Sumbar.
“Saya pribadi sudah menyiapkan bibit-bibit kuda pacu unggulan untuk regenerasi prestasi. Harapan saya, PORDASI dan KONI bisa segera berbenah, karena potensi kita besar dan nyata,” tegasnya.
Dukungan dari Ketum PP PORDASI
Kemeriahan Kejurnas semakin lengkap dengan hadirnya Ketua Umum PP PORDASI, Aryo Djojohadikusumo, yang merupakan keponakan Presiden RI Prabowo Subianto.
Aryo berfoto bersama para peserta, termasuk kontingen Sumbar, memberi semangat pada pembinaan olahraga berkuda tradisional di daerah.
“Kehadiran Ketum PP PORDASI menjadi semangat bagi kami di daerah. Ini momentum untuk mendorong perhatian serius dari pusat hingga daerah,” tutup Dion.
Capaian Romantic Spartan dan kuda-kuda Sumbar lainnya menjadi bukti bahwa Sumatera Barat punya potensi besar di dunia pacuan kuda Indonesia.
Dengan komitmen pembinaan dan dukungan yang tepat, bukan mustahil Sumbar bisa menguasai podium tertinggi di ajang-ajang pacuan kuda mendatang.***












