Bukittinggi, 27 Oktober 2025 — Sebuah tragedi memilukan mengguncang Kota Bukittinggi. Potongan tubuh bayi ditemukan di kawasan Jalan Bukit Cangang Kayu Ramang, Kecamatan Guguk Panjang, Sabtu (25/10). Fakta yang kemudian terungkap lebih menyayat hati — pelaku pembuangan bayi tersebut adalah ibu kandungnya sendiri.
Plt. Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi, AKP Anidar, membenarkan bahwa ibu bayi telah diamankan dan kini dalam pengawasan petugas. Meski sedang menjalani proses hukum, pihak kepolisian tetap memberikan perhatian terhadap kondisi fisiknya.

> “Ibu bayi tetap kita beri pelayanan dan berada dalam pengawasan fisik pasca melahirkan. Kita manusiawi, tentu kesehatan dan keselamatannya juga perlu diperhatikan oleh tim medis,” ujar AKP Anidar, Senin (27/10).
Ia menambahkan, penyidik masih mendalami motif di balik tindakan tragis tersebut, dengan tetap memperhatikan kondisi psikis dan kesehatan sang ibu.
Sementara itu, Lurah Bukit Cangang Kayu Ramang, Westi Wismar, S.H., menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang mengguncang wilayahnya itu. Ia menegaskan, pemerintah kelurahan segera memperkuat pengawasan sosial dan memperbarui data kependudukan di lingkungan masyarakat.
> “Kami benar-benar terpukul. Kasus ini menjadi pelajaran besar bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap kondisi sosial di sekitar. Kami akan memperkuat koordinasi lintas sektor — RT, RW, tokoh masyarakat, dan pihak keamanan,” ungkapnya.
“Selain itu, kami juga akan melakukan pendataan ulang terhadap warga non-permanen seperti penghuni rumah kos dan penyewa kontrakan. Pendataan ini penting agar kita tahu pasti siapa yang tinggal di wilayah kami,” tambahnya.
“Harapan kami, peristiwa seperti ini tidak akan pernah terjadi lagi di Bukit Cangang maupun di mana pun. Semua pihak harus saling menjaga, peduli, dan peka terhadap tanda-tanda di sekitar kita,” tutup Westi penuh haru.












