Bukittinggi, 24 November 2025 —Pergeseran tanah kembali mengintai bibir Ngarai Sianok, Senin (24/11) pagi. Sedikitnya 60 warga Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang (BKCR) harus dievakuasi setelah permukaan tanah di sekitar permukiman terlihat bergeser usai hujan deras sejak dini hari. Retakan sepanjang beberapa meter muncul hanya beberapa langkah dari rumah warga, menimbulkan kecemasan terutama bagi keluarga yang tinggal tepat di tepi jurang.
Evakuasi dilakukan secara cepat oleh BPBD Kota Bukittinggi dengan dukungan penuh dari personel TNI–Polri, tim Tagana, serta Dinas Sosial. Selain ditempatkan di kantor lurah dan masjid, sebagian warga juga diarahkan ke aula KPPN yang berada di lokasi lebih aman dan dapat menampung jumlah pengungsi tambahan, terutama lansia dan keluarga dengan anak kecil.
Desmawati, anggota Satgas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Kelurahan Bukik Cangang, menyebut situasi di lapangan sangat mengkhawatirkan












