Koraninvestigasi.com||Tebo
Hasil audit laporan keuangan BPK RI di RSUD STS Tebo Jambi tahun 2025, di temukan beberapa item dan nama personal di RSUD yg diduga melakukan kesalahan dalam laporan baik melalukan SPJ fiktif ataupun markup anggaran
Saat media ini melakukan konfirmasi via WhatsApp pribadi ke pimpinan atau direktur RSUD STS Tebo, Octaviani, memilih bungkam dan enggan menanggapi chat konfirmasi tersebut.
Ini menimbulkan tanda tanya bagi awak media tentang kinerja keuangan di tubuh RSUD STS Tebo.
Shahril RA Permata selaku Pemerhati Lingkungan dan Sosial Masyarakat Kabupaten Tebo menyoroti soal ini, beliau menyanyangkan adanya personal RSUD STS yang diduga temuan dari hasil audit BPK RI, dan beliau menyanyangkan direktur rumah sakit RSUD STS Tebo dr.Vieni tidak mau membalas chat WA dari salah satu media di Tebo untk melakukan konfirmasi terkait kinerja keuangan di RSUD STS oleh BPK RI.
Ini tentunya menambah citra buruk bagi pemerintah daerah khususnya untuk RSUD STS Tebo, di tengah tengah penerapan efisiensi dari pemerintah pusat, yang mana pemerintah daerah harus berupaya keras menambah PAD kabupaten Tebo salah satunya dari pendapatan pelayanan RSUD STS Tebo Jambi.
“Jadi piagam award terbaik yang tempo hari diterima itu menjadi tanda tanya tersendiri” ujar Shahril
(Novi)












