Berita

KUA Dukung Program Penghijauan Presiden Prabowo Melalui “Catin Nampak”

×

KUA Dukung Program Penghijauan Presiden Prabowo Melalui “Catin Nampak”

Sebarkan artikel ini
IMG 20251024 WA0003

 

Bukittinggi — Dalam upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak awal kehidupan berkeluarga, Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat menggagas program penanaman bibit tanaman bagi calon pengantin (catin) bertajuk “Catin Nampak” — akronim dari nampak yang ditanam, nampak pula hasilnya.

Program ini dilaksanakan serentak di 174 Kantor Urusan Agama (KUA) se-Sumatera Barat, termasuk di KUA Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) Kota Bukittinggi. Kegiatan penanaman di wilayah ini dipusatkan di Masjid Al-Furqan, dengan melibatkan para calon pengantin yang mengikuti bimbingan perkawinan (bimwin).

Kepala KUA Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Syarifuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penghijauan, tetapi juga mengandung nilai edukatif dan filosofis tentang tanggung jawab, pertumbuhan, serta keberlanjutan dalam kehidupan rumah tangga.

> “Melalui program Catin Nampak, setiap pasangan calon pengantin diharapkan menanam bibit tanaman sebagai simbol komitmen mereka membangun keluarga yang tumbuh, berakar, dan memberi manfaat. Ketika anak-anak mereka kelak tumbuh dewasa, pohon yang ditanam hari ini akan menjadi kisah dan kenangan yang hidup di tengah keluarga,” ujar Syarifuddin.

 

Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program penghijauan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cipta Presiden, sekaligus implementasi ekoteologi Kementerian Agama yang menekankan keseimbangan antara iman dan kepedulian terhadap lingkungan.

Sebelumnya, penanaman bibit telah dilakukan di lingkungan kantor KUA dan madrasah. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat diperluas hingga ke puskesmas-puskesmas, agar semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam gerakan penghijauan ini.

> “Jika calon pengantin memiliki lahan di rumah, mereka juga dapat menanam bibit di pekarangan masing-masing. Prinsipnya, menanam di mana pun akan memberi manfaat baik bagi lingkungan dan generasi mendatang,” tambahnya.

 

Informasi ini disampaikan Syarifuddin saat ditemui awak media pada Kamis, 23 Oktober 2025, di Kantor Lurah Kelurahan Garegeh, usai menghadiri koordinasi kegiatan lintas sektoral di wilayah tersebut.

Melalui program Catin Nampak, Kementerian Agama Sumatera Barat berharap nilai-nilai keberlanjutan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap alam menjadi bagian dari pembinaan pra-nikah, sehingga setiap keluarga baru dapat turut menjaga bumi dan mewariskan lingkungan yang lebih hijau bagi generasi berikutnya tutup nya .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *